A. Pengertian

Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi minimum yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase perkembangan, mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. CP dirumuskan secara nasional oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai acuan utama dalam menyusun kurikulum operasional satuan pendidikan.

Dengan kata lain, CP adalah target kemampuan akhir yang diharapkan dimiliki oleh siswa setelah menyelesaikan suatu periode pembelajaran (biasanya dalam rentang 2–3 tahun, disebut fase). CP bersifat komprehensif (mencakup semua mata pelajaran) dan menjadi dasar untuk menurunkan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

B. Perbedaan dengan Konsep Lama (SKL, KI, KD)

Pada kurikulum sebelumnya (KTSP, K13), dikenal:

Di Kurikulum Merdeka, CP menggantikan posisi KI dan KD dengan pendekatan yang lebih sederhana, terintegrasi, dan berorientasi pada fase perkembangan (bukan per tahun, melainkan per fase lintas kelas).

C. Struktur Capaian Pembelajaran

Setiap CP disusun berdasarkan fase dan mata pelajaran. Berikut rinciannya:

1. Fase dalam CP

Kurikulum Merdeka membagi jenjang pendidikan menjadi 6 fase (tanpa huruf I):

Fase

Jenjang

Kelas

Keterangan

Fase A

SD/MI

Kelas 1–2

Fondasi literasi & numerasi

Fase B

SD/MI

Kelas 3–4

Penguatan karakter dan dasar berpikir

Fase C

SD/MI

Kelas 5–6

Persiapan transisi ke SMP

Fase D

SMP/MTs

Kelas 7–9

Pengembangan penalaran dan kemandirian

Fase E

SMA/MA

Kelas 10

Umum (belum ada peminatan)

Fase F

SMA/MA

Kelas 11–12

Peminatan (IPA, IPS, Bahasa, atau vokasi)

Setiap CP dirumuskan per fase, bukan per kelas. Artinya, guru kelas 1 dan 2 SD sama-sama mengacu pada CP Fase A, sehingga fleksibel dalam menentukan alokasi waktu dan kedalaman materi.